Oleh: Pengelola Blog Inovasi Pendidikan | November 27, 2007

Inovasi Pendidikan di Sekolah

[Materi ke-3]

Perkuliahan ke-3 membahas tentang kegiatan inovasi pendidikan di sekolah. Materi yang akan dipaparkan cukup panjang, sehingga setiap mahasiswa dianjurkan untuk mendownload presentasi PowerPointnya, agar isi materi ini bisa dipahami dengan lebih baik.

Silakan baca lebih lanjut untuk mempelajari materi.

ppt.jpg

Inovasi Pendidikan di Sekolah (File PPT – 82 KB)

Untuk mendownload: Klik Kanan > Save Link/Target As…

Transkrip Presentasi:
————————–

  • Inovasi harus berlangsung di sekolah guna memperoleh hasil yang terbaik dalam mendidik siswa;
  • Ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah adalah guru;
  • Oleh karena itu guru harus mampu menjadi seorang yang inovatif guna menemukan strategi atau metode yang efektif untuk mendidik;
  • Inovasi yang dilakukan guru pada intinya berada dalam tatanan pembelajaran yang dilakukan di kelas;
  • Kunci utama yang harus dipegang guru adalah bahwa setiap proses atau produk inovatif yang dilakukan dan dihasilkannya harus mengacu kepada kepentingan siswa.

Skematik Inovasi di Sekolah

skema_inovasi_di_sekolah-small.jpg

(Klik untuk memperbesar)

Kreatifitas adalah penyatuan pengetahuan dari berbagai bidang pengalaman yang berlainan untuk menghasilkan ide-ide baru dan lebih baik.

Langkah proses kreatif:

  • Penemuan masalah;
  • Persiapan;
  • Pengendapan;
  • Wawasan;
  • Taktik.

Mengembangkan kreatifitas:

  1. Imajinasi – kreatif;
  2. Keleluasaaan – kebebasan pikiran;
  3. Gila / aneh;
  4. Hubungan antara obyek – melahirkan ide-ide.

Guru harus memiliki kompetensi: Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosial

  1. Planning Instructions (Merencanaan Pembelajaran);
  2. Implementing Instructions (Menerapkan Pembelajaran);
  3. Performing Administrative Duties (Melaksanakan Tugas-Tugas Administratif);
  4. Communicating (Berkomunikasi);
  5. Development Personal Skills (Mengembangkan Kemampuan Pribadi);
  6. Developing Pupil Self (Mengembangkan Kemampuan Peserta Didik).

Merencanakan;

  • Melaksanakan;
  • Memberikan umpan balik.

Metode Mengajar & Keterampilan Mengajar:

  • Pendekatan Kelompok;
  • Pendekatan Individu.

Metode Mengajar Kelompok:

  • Metode Kuliah (Ceramah);
  • Metode Diskusi;
  • Metode Simulasi;
  • Metode Demonstrasi & Eksperimen;
  • Metode Inquiry & Discovery (Menyelidiki & Menemukan).
  • Mastery Learning;
  • Metode Bloom.

Keterampilan Mengajar:

  • Bertanya Dasar;
  • Memberi Penguatan;
  • Mengadakan Variasi;
  • Menjelaskan;
  • Membuka dan Menutup;
  • Memimpin Diskusi Kelompok Kecil;
  • Mengelola Kelas;
  • Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan.

Penelitian Tindakan KelasAction Research
Classroom Research:
Tindakan yg dilakukan oleh guru untuk meningkatkan cara mengajarnya sendiri atau koleganya, & untuk menguji asumsi teori dalam praktek.

Prosedur:

  1. Pengembangan Fokus;
  2. Perumusan & Persiapan;
  3. Pelaksanaan & Metode Pengumpulan Data;
  4. Analisis Data & Refleksi;
  5. Perencanaan Kembali.

Prinsip:

  1. Metode tidak boleh mengganggu komitmen mengajar;
  2. Pengumpulan data tidak menambah waktu guru;
  3. Metodologi menyesuaikan dengan situasi kelas;
  4. Masalah sendiri di kelas;
  5. Prosedur etik;
  6. Fokus terhadap kegiatan (semua komponen).

PORTOFOLIO ASSESSMENT

  • Traditional Assessment:
  • Paper-pencil test;
  • keterampilan/pengetahuan tertentu;
  • Bentuknya : test objektif, multiple choice, dll;
  • Kriteria standar/seragam.

Authentic assessment:

  • Peserta didik untuk mengukur, memproduksi & mengkontruksi pengetahuan sendiri;
  • Active leaner;
  • Meaningfull learning.

Karakteristik:

  1. Menggambarkan perkembangan kemampuan seseorang dalam satu bidang;
  2. Bukti autentik dari kemampuan seseorang;
  3. Menggambarkan kemampuan secara komprehensif, menilai kemampuan siswa secara utuh.

Prosedur:

  1. Tujuan umum dari tujuan program pembelajaran;
  2. Tujuan portofolio bagi setiap siswa;
  3. Portofolio untuk unit-unit pelajaran;
  4. Pengembangan Self evaluation;
  5. Perluasan cakupan pengetahuan;
  6. Penulisan responsi;
  7. Dialog konvensi;
  8. Kriteria evaluasi;
  9. Sidang Portofolio/dialog akhir.
About these ads

Responses

  1. Terima kasih kepada mahasiswa Tekpend ‘06 yang telah mengirimkan komentar absensinya ke blog ini. Perlu diketahui bahwa komentar yang masuk tidak akan secara langsung ditampilkan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga originalitas komentar yang akan dimasukkan selanjutnya (agar tidak terpengaruh oleh komentar-komentar yang sudah ada).

    Semua komentar, baru akan ditampilkan setelah masa perkuliahan materi yang ketiga ini selesai.

    Mohon mengirimkan komentar yang berkaitan dengan materi perkuliahan, untuk pertanyaan, baik kepada dosen ataupun pengelola blog, silakan kirim melalui e-mail atau pada halaman buku tamu.

    Catatan: Mohon kejujurannya dalam hal absensi, mahasiswa yang ‘menitip absen’ (menitip pengiriman komentar), dapat diketahui dari kesamaan alamat IP pengirim, serta kemiripan isi komentar.

  2. INOVASI Pendidikan di Sekolah

    inovasi di sekolah, terjadi pada sistem sekolah itu sendiri yang terdiri dari komponen-komponan yang ada. diantaranya Sistem pendidikan sekolah tersebut yang terdiri dari kurikulum, tata tertib, maupun manajemen organisasi pusat sumber belajar.
    Selain itu, yang lebih penting ialah inovasi dilakuakAn pada Sistem pembelajaran ( yang berperan didalamnya adalah guru ) karena secara langsung yang melakukan pembelajaran di dalam kelas ialah guru, apa yang terjadi di kelas tergantung dari guru tersebut. keberhasilan pembelajaran sebagian besar ialah tanggung jawab guru.

    oleh karena itu. agar dunia pendidikan dapat lebih inovatif diperlukan guru yang berkompeten dan yang memiliki kreativitas yang tinggi. bagimana ia menyampaikan pembelajaran agar, belajar itu menarik, dan mudah dimengerti.

    inovasi dalam dinia pendidikan dapat berupa apa saja, product ataupun sistem, product misalnya seorang guru menciptakan media pembelajaran mock up untuk pembelajaran. sistem misalnya cara penyampaian materi di dalam kelas dengan lempar jawab ataupun yang lainnya yang bersifat metode. inovasi dapat dikreasikan sesuai pemanfaatannya. yang pasti harus menciptakan hal yang baru, yang memudahkan dalam dunia pendidikan serta mengarah kepada kemajuan.

  3. mf pak yang pertama belum di beri nim, saya kirim kembali…..Dalam Proses Pendidikan Yang paling Berperan adalah Guru, karena Guru harus menghidupkan aktivitas di kelas di samping itupula Guru harus memiliki kemapuan pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. dan juga Guru harus menggunakan metode mengajar dalam pendekatan kelompok, dan pendekatan individu, dalam pendekatan kelompok menggunakan metode ceramah, diskusi, simulasi dsb. siswa setelah proses pembelajaran di ukur dengan mengadakan tes, untuk mengetahui sejauh mana siswa menangkap materi yang telah di ajarkan.

  4. ass wr wb

    Menurut saya faktor psikologi juga tidak boleh dilupakan, karena yang akan dihadapi seorang guru adalah siswa yang memiliki watak, karakteristik, perilaku yang berbeda, jadi agar suatu kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, guru sebaiknya dapat memahami siswa, selain itu agar komunikasi berlangsung efektif dan efisien..

    lalu…kata prosfesional pada zaman sekarang juga patut dipertanyakan, karena sepertinya itu adalah suatu hal yang hanya diketahui, tapi kurang dipahami serta teraplikasikan oleh para tenaga pendidik??

    menurut teman2 faktor apa saja ya yang menyebabkan keprofesionalan dapat menjadi pudar begitu??

    thanks,,

    wasssalam

  5. assalamualaikum…
    membaca materi yang cukup panjang ini menurut saya lebih baik dari pada materi yang singkat-singkat saja, karena dengan panjangnya materi memberi banyak lebih pengetahuan tentang ilmu inovasi pendidikan kami khususnya saya pribadi.
    Tidak terlalu banyak hal yang membingungkan saya dalam materi inovasi pendidikan di sekolah ini, dalam artian saya cukup paham dengan materi ketiga ini.. namun begitu tetap saya juga harus terus mencari tambahan materi dari luar dan sumber lain agar pengkayaan khasanah saya dalam ilmu inovasi pendidikan semakin lebih baik dan lebih baik..Amin!!!
    Tidak lupa saya ucapkan terma kasih untuk Bapak Dosen Pak Asep Suryana dan pengelola blog ini.
    SUKSES UNTUK KITA SEMUA!!!

  6. from : Devi Agung Septian P – 0605997
    Menanggapi materi kuliah yang ketiga tentang Inovasi pendidikan di Sekolah, Inovasi pendidikan di sekolah memang tidak terlepas dari peran seorang guru dalam mengembangkan sebuah ide atau gagasan unik yang baru.
    Sebagai seorang inovator dalam pendidikan tentu saja peran seorang guru tidaklah semudah yang dibayangkan karena dalam proses pendidikan Guru haruslah mampu membangkitkan citra diri , kemampuan komunikasi, kemampuan berinteraksi sosial juga beberapa kemampuan lain yang terkandung dalam ranah kognitif , afektif maupun psikomotor dari siswa atau peserta didiknya.

    Apada awal resume materi telah dijelaskan bahwasannya peranan guru pada inovasi di sekolah tidak terlepas dari tatanan pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas.tentu saj disini guru harus tetap memperhatikan sejumlah kepentingan siswa, disamping harus mempperhatikan suatu tindakan inovativnya tersebut.

    Langkah – langkah perubahan yang dilakukan oleh seorang guru pun memang tak terlepas dari beberapa aspek kompetensi yang harus dicapai seperti :
    1. Planning Instructions (Merencanaan Pembelajaran);
    2. Implementing Instructions (Menerapkan Pembelajaran);
    3. Performing Administrative Duties (Melaksanakan Tugas-Tugas Administratif);
    4. Communicating (Berkomunikasi);
    5. Development Personal Skills (Mengembangkan Kemampuan Pribadi);
    6. Developing Pupil Self (Mengembangkan Kemampuan Peserta Didik).

    walaupun pada kenyataannya sosok guru yang memiliki kompetensi in masih sangat jarang dan bisa dikatakan langka.

    <<>>
    NB: for Admin

    Jar apakah bapak hanya memberikan materi yang sifatnya per point saja ataukah ada isi materi yang disajikan secara utuh ,,.. saya cuma khawatir ada persepsi ambigu atau kurang dimengerti oleh saya pribadi ataupun lainnya.
    Untuk tugas UAS apakah sudah ada yang sifatnya dikumoulkan dalam bentuk hard Copy???

  7. Inovasi di sekolah memang sangat berkaitan dengan guru. misalnya dalam inovasi kurikulum,guru hendaknya dilibatkan dalam proses inovasi tersebut. banyak produk inovasi pendidikan yang telah ada lima taun belakangan ini kurang melibatkan guru sebagai tenaga pendidik. akibatnya mereka merasa terbebani oleh proses inovasi tersebut. Karena mereka tidak mengerti bagaimana seharusnya melakukan program-program inovatif di tempat mereka bekerja. Untuk menunjang hal tersebut salah satu caranya adalah lebih memeperhatikan profesionalisme guru. Jika hal itu telah terwujud maka masalah inovasi akan sedikit berkurang. guru akan menjalankan program kejanya sesuai dengan kurikulum yang berlaku dan tentu saja mereka pahami.

  8. Guru ideal merupakan guru yang harus memiliki kompetensi: Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosial, dimana guru tersebut harus mampu:
    - Planning Instructions (Merencanaan Pembelajaran);
    - Implementing Instructions (Menerapkan Pembelajaran);
    - Performing Administrative Duties (Melaksanakan Tugas-Tugas Administratif);
    - Communicating (Berkomunikasi);
    - Development Personal Skills (Mengembangkan Kemampuan Pribadi);
    - Developing Pupil Self (Mengembangkan Kemampuan Peserta Didik).
    Salah satu ciri guru ideal yang disukai oleh para siswa dan menjadi kebanggaan seluruh warga sekolah ialah guru tersebut dapat berinovasi di semua bidang dengan baik dan dapat menghasilkan karya-karya indah.
    Inovasi pendidikan di sekolah perlu diterapkan. hal tersebut dimaksudkan agar para siswa menjadi kreatif dan dapat berkarya pula.

  9. ada ga hubungan dengan kemalasan siswa menjadi hambatan inovasi sekolah

  10. Menurut pendapat saya, dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam inovasi pendidikan di sekolah, guru memegang peranan penting dalam usaha untuk memotivasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Tetapi yang menjadi pertanyaaan apakah seluruh guru sudah memenuhi kriteria/kompetensi untuk menjadi seorang guru?
    Kemudian selain guru,faktor apa lagi yang memegang peranan penting dalam proses inovasi pendidikan di sekolah?
    Terima kasih…

  11. sama yang seperti diatas bahwa inovasi haruslah dilandasi oleh banyak faktor tetapi didalamnya haruslah memiliki akaidah-akidah agama agar lebih sempurna

  12. NAMA : FARIZ EKA NURFUAD
    NIM : 0604225
    JURUSAN : TEKNOLOGI PENDIDIKAN / TIK

    Assalamualaikum wr wb.

    Alhamdulillah..materi perkuliahan inovasi pendidikan yang ke-3 ini tentang Inovasi Pendidikan di Sekolah dapat saya pahami betul, karena materi yang tersaji menurut saya sudah lengkap dan akan terasa lebih mudah lagi atau gampang dipahaminya, bila dilihat dari transkrip presentasi yang sudah tersedia. Dimana materi perkuliahan ini sudah memaparkan dengan jelas definisi juga hal-hal yang ada dan bersangkutan di dalam Inovasi Pendidikan yang terdapat di Sekolah itu. Terimakasih atas materinya Pak’Asep!!! Insya ALLAH semua ini (perkuliahan jarak jauh melalui blog) akan menjadi pembelajaran yang bermanfaat serta syarat akan makna buat saya sendiri dan semua teman-teman TEKPEND 2006.

    Wassalamualaikum wr wb.

  13. mohon penjelasan akan langkah proses kreatif lebih detail dan apakah proses itu harus berurutan?

    terima kasih.

  14. bagaimna kalo siswa yang malas, akankah dapat menpengaruhi inovasi dalam sekolah ?????

  15. memang guru profesional saat ini sangat diidam-idamkan oleh bangsa Indonesia, karena dengan guru yang profesional akan tercipta inovasi-inovasi baru yang lebih inovatif untukproses pembelajaran….

    dan pertanyaannnya
    “Bagaimana untuk menjadi Guru yang profesional itu ?”

    trima kasih…..

  16. Beruntunglah kita sebagai calon guru karena gurulah yang menjadi ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah, Oleh karena itu guru harus mampu menjadi seorang yang inovatif guna menemukan strategi atau metode yang efektif untuk mendidik Inovasi yang dilakukan guru pada intinya berada dalam tatanan pembelajaran yang dilakukan di kelas. Bagaimana seorang guru dapat menciptakan suasana kelas yang membuat siswanya aktif untuk berpartisifasi dalam pembelajaran yang sedang berlangsung Kunci utama yang harus dipegang guru adalah bahwa setiap proses atau produk inovatif yang dilakukan dan dihasilkannya harus mengacu kepada kepentingan siswa. Oleh karena itu guru dan sekolah harus kretif, dan Kreatif itu adalah penyatuan pengetahuan dari berbagai bidang pengalaman yang berlainan untuk menghasilkan ide-ide baru dan lebih baik.
    Langkah proses kreatif:
    • Penemuan masalah;
    • Persiapan;
    • Pengendapan;
    • Wawasan;
    • Taktik.
    Mengembangkan kreatifitas:
    1. Imajinasi – kreatif;
    2. Keleluasaaan – kebebasan pikiran;
    3. Gila / aneh;
    4. Hubungan antara obyek – melahirkan ide-ide
    Dan seorang guru harus Guru harus memiliki kompetensi: Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosial
    1. Planning Instructions (Merencanaan Pembelajaran);
    2. Implementing Instructions (Menerapkan Pembelajaran);
    3. Performing Administrative Duties (Melaksanakan Tugas-Tugas Administratif);
    4. Communicating (Berkomunikasi);
    5. Development Personal Skills (Mengembangkan Kemampuan Pribadi);
    6. Developing Pupil Self (Mengembangkan Kemampuan Peserta Didik).

  17. Sekolah sebagai tulang punggung untuk menyiapkan SDM yang handal semestinya harus bertanggung jawab terhadap kegagalan-kegagalan. Investasi yang ditanamkan dalam bidang pendidikan sungguh sudah cukup banyak. Waktu, tenaga, uang, dan fikiran ¬¬–terlepas dari perdebatan besar dan kecil– telah dikucurkan ke dalam lapangan pendidikan.
    Dari sisi moralitas, hendaknya guru lebih meningkatkan pembinaan moral yang lebih intensif, sehingga para siswa memiliki sikap yang berakhlak mulia yang ditujukan dengan perilaku yang santun dan terpuji, terutama kepada orang tua, guru, seluruh karyawan di lingkungan sekolah, serta teman-temannya. Dengan membangun moral akan senantiasa tercipta suasana kebersamaan, saling mengingatkan bila terjadi kekhilafan, yang diikuti saling memaafkan atas kesalahan tersebut.
    Dengan demikian kita selaku calon guru mestinya menjadi ujung tombak pendidikan yang benar-benar mendidik dan mengasih arahan yang baik. Agar para siswa tersebut bisa berkembang menjadi para siswa yang santun dan dapat menerima pendidikan sebagai pencerahan dalam menciptakan dan membangun suatu proses atau produk yang inovatif.

  18. Murid adalah kata
    Pemerintah adalah kalimat
    Guru adalah makna
    Dari untaian kata diatas maka pantaslah apabila guru dikatakan sebagai ujung tombak pendidikan. Karena jasa gurulah kehidupan siswa menjadi bermakna, dalam arti mampu memberikan makna bagi kehidupannya. Karena jasa guru seseorang bisa menjadi,,,,,
    menjadi dokter,,,
    insinyur,,,,
    arsitek,,,,, bahkan
    seorang presiden sekalipun,,,
    Perlu disadari bahwa guru mengemban tugas yang sangat besar dan berat. Patut kiranya bagi seorang guru untuk berfikir bagaimana caranya agar didapatkan hasil terbaik dalam mendidik siswa di sekolah dengan cara berfikir kreatif melalui berbagai penelitian kelas guna menghasilkan inovasi penyelengagaraan pendidikan dikelas, sehingga didapatkan berbagai jenis metode mengajar, strategi mengajar, media pembelajaran, evaluasi hasil belajar yang sesuai dengan kepentingan siswa.

  19. Materi yang disampaikan lebih baik dari yang kemarin dengan materi tersebut dapat menambah pengetahuan mengenai inovasi pendidikan disekolah. penyajian materinya cukup menarik.

  20. ass…..
    setelah saya membaca perkuliahan ini, saya memahami bahwa setiap pengajar atau guru itu harus inovatif artinya seorang guru itu harus tahu bagaimana caranya dia mengajar, mengelola sumber belajar, memahami anak didiknya, dan sebagainya.

  21. Ass…
    HARUSKAH ADA INOVASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH????!!!
    Question Word di atas sangat saya dukung. saya sangat setuju dengan diadakannya inovasi pendidikan di sekolah. hal itu sangat mendukung terkemasnya sistem pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan inovatif. inovasi pendidikan di sekolah tidak hanya mencakup masalah pembelajarannya saja, namun juga mencakup masalah administrasi dan sarana prasarana.

    Menciptakan / mengembangkan inovasi pendidikan tidak semata-mata memunculkan sesuatu yang baru, tetapi harus memperhatikan kebutuhan siswa (need assessment), agar apa yang kita ciptakan / kembangkan tidak sia-sia dan bersifat fungsional bagi konsumen-dalam hal ini siswa.

    Pengembang inovasi pun harus memiliki kompetensi yang baik, sehingga apa yang akan dihasilkan juga baik.
    Wass…

  22. Inovasi Sekolah seharusnya merunut kepada Perkambangan teknologi informasi dan komunikasi. guru masa kini seharusnya menghilangkan Paradigma pembelajaran tradisional, yang hanya sekedar menanamkan model ceramah dalam proses pembelajaran yang berdampak pada berkurangnya nilai-nilai belajar karena kejenuhan siswa terhadap penerapan model ceramah. Seorang guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengembangkan proses pembelajaran di kelas dan mengacu kepada perkembangan TIK,guna mengefektifkan proses pembelajaran.Dengan menerapkan TIK dalam pembelajaran siswa akan tertarik minatnya untuk belajar dikarenakan proses belajar mengajar yang menyenangkan dan bervariasi.Dengan demikian siswa akan berfikir konstruktif dan mengembangkan pengetaguannya berdasarkan apa yang mereka alami dan pelajari

  23. Sekolah sebagai suatu sistem memiliki tiga aspek pokok yang sangat berkaitan erat dengan mutu sekolah, yakni: proses belajar mengajar, kepemimpinan dan manajemen sekolah, serta kultur sekolah. Sekolah sebagai sistem harus menekankan proses belajar mengajar sebagai “pemberdayaan” pelajar, yang dilakukan melalui interaksi perilaku pengajar dan perilaku pelajar, baik di ruang maupun diluar kelas. Guru akan memiliki nilai-nilai dan sikap yang amat diperlukan dalam menjaga dan memberikan lingkungan yang kondusif bagi berlangsungnya proses pendidikan. Agar sekolah berjalan dengan baik, diperlukan kesiapan sumber daya, terlebih-lebih sumber daya manusia, karena di dalam otonomi sekolah menyatakan bahwa pemberian keleluasaan kepada sekolah dalam mengatur segala sumber daya. Kesiapan sumberdaya manusia = kesiapan kemampuan + kesiapan kesanggupan. Kesiapan kemampuan menyangkut kualifikasi, sedangkan kesiapan kesanggupan menyangkut pemenuhan kepentingan sumberdaya manusia. Kondisi kelas yang mendukung antara lain : suasana psikologis kelas yang nyaman, proses pembelajaran yang menarik, motivasi belajar siswa yang tinggi, dll.

  24. Guru menempati posisi kunci dan strategis dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan untuk mengarahkan siswa agar dapat mencapai tujuan secara optimal. Faktor utama yang sangat mempengaruhi kualitas pendidikan adalah guru. Oleh karena itu tidak salah kalau ada kalimat yang mengatakan bahwa Ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah adalah guru. Seorang guru tidak hanya harus pintar dari segi intelektualnya saja tetapi guru juga harus memiliki kompetensi Pedagogi, Profesional, Individual, dan Sosial selain itu guru juga harus kreatif, dan inovatif. Untuk itu guru harus mampu menempatkan dirinya sebagai diseminator, informator, transmitter, transformator, organizer, fasilitator, motivator, dan evaluator bagi terciptanya proses pembelajaran yang dinamis dan inovatif.
    Guru sebagai pengajar merupakan penyebab utama terjadinya proses pembelajaran siswa, meskipun tidak semua perbuatan belajar siswa merupakan akibat guru yang mengajar. Oleh sebab itu, guru sebagai figure sentral, harus mampu menetapkan strategi metode, dan media pembelajaran yang tepat sehingga dapat mendorong terjadinya perbuatan belajar siswa yang aktif, produktif, dan efisien.
    Guru diharapkan menggunakan multi metode dan multi media dalam menyampaikan materi pelajaran di kelas. Seorang guru tidak bolah hanya terpaku atau berpusat pada salah satu metode dan media saja karena tidak ada satu pun metode dan media yang sempurna namun semuanya itu saling melengkapi. Pemilihan media dan metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran harus disesuaikan dengan perbedaan individual peserta didik khususnya dalam cara belajar karena ada peserta didik yang lebih senang cara belajar visual, auditorial, dan kinestetik selain itu juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan minat siswa. Prioritas paling tinggi di sekolah adalah berpusat pada minat dan kebutuhan siswa. Jadi semua unit pekerjaan di sekolah diabdikan pada kepentingan siswa sesuai dengan tujuan dari pendidikan di sekolah tersebut.

    Nb: Pa’ Tolong berikan penjelasan mengenai langkah-langkah proses kreatif beserta contohnya,,, makasih

  25. Di sekolah perlu diterapkan inovasi yang dilakukan oleh guru karena setiap inovatif yang dilakukan itu harus mengacu kepada kepentingan para siswa. guru sebagai ujung tombak didalam pelaksanaan pendidikan ini sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar guru juga harus memiliki pedagogi, profesional,individual, dan sosial. serta duru juga harus memiliki metode dan keterampilan dalam mengajar dan meningkatkan cara ia mengajar agar lebih meningkat. guru harus bisa merencanakan bagaimana cara ia mengajar dan hasil apa yang telah didapat oleh murid-muridnya setelah pembelajaran tersebut, dan guru juga dapat menggambarkan kemampuan dari masing-masing peserta didiknya sampai sejauh mana mereka dapat menangkap pelajaran tersebut dan membimbing murid-muridnya kearah yang lebih baik.

  26. Inovasi pendidikan di sekolah sangatlah penting. Dalam hal ini guru yang sangat mendominasi untuk menciptakan inovasi dalam pembelajaran, karena guru merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan disekolah. untuk itu setiap proses dan produk inovatif harus mengacu pada kepentingan siswa, misalnya guru harus menggunakan strategi, media dan metode yang disesuaikan dengan materi yang disampaikan.
    Seorang guru harus memunculkan keatifan siswa dengan menggunakan bantuan media, agar siswa mampu mengembangkan kreatifitasnya. kreatif dapat dilaksanakan dengan langkah (proses) penemuan masalah, persiapan, pengendapan wawasan dan taktik dengan mengmbangkan imajinasi, kebebasan berfikir, gila/aneh dan lain-lain.
    Dan sebaiknya guru mengunakan penilaian tindakan kelas atau portofolio Assessment untuk memlihat perkembangan siswa.
    Untuk itu seorang guru haruslah menguasai materi pelajaran yang akan disampaikan, dan harus pandai dan cakap dalam mengunakan berbagai strategi dan media selama proses pembelajaran.
    Ada hal yang saya kurang tau yaitu mengenai pengendapan dan berfikir gila atau aneh dalam pengembangan kreatif. mohon penjelasannya.

  27. Saya pikir untuk memperoleh hasil terbaik di sekolah bukan hanya ditentukan oleh usaha guru saja, tetapi juga oleh seluruh personal dan komponen sekolah. Namun karena guru dianggap sebagai satu-satunya personal yang langsung bertatap muka dikelas, maka keberhasilan belajar murid juga ditentukan oleh bagaimana cara mengajar guru tersebut. Sudah seharusnya guru bisa menghasilkan suatu pembaruan dalam pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk lebih baik dalam belajar. Guru yang baik haruslah memenuhi standar kompentensi yang sudah disebutkan pada materi diatas yakni :
    • Pedagogik, yang merupakan kemampuan mengelola peserta didik.
    • Professional, yang merupakan kemampuan menguasai materi pembelajaran.
    • Personal, yang merupakan kepribadian yang mantap.
    • Social, yang merupkan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif sebagai bagian dari masyarakat.
    Dengan dimilikinya ke empat kompetensi diatas diharapkan guru dapat membuat suatu pembaruan dalam proses pembelajaran. Pembaruan tersebut diantaranya meliputi : Strategi, Metode, Media, Evaluasi dsb yang tentunya kegiatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Sehingga dengan adanya pembaruan tersebut diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki siswa.

    Sama seperti permintaan Wulan tolong diperjelas mengenai pengembangan kreatifitas point 3 (berfikir gila/aneh).

  28. Guru dibentuk dengan jiwa profesionalisme sejati dengan membentuk jiwa-jiwa yang kreatif dan mandiri. Bukan hanya kreatif dalam mengajar tapi juga harus kreatif dalam menanggapi situasi yang terjadi pada diri siswa. Inovasi berarti dapat mengambil kebijakan dalam proses pembelajarannya dengan segala daya upaya dan dengan proses KBM yang benar-benar memanjakan siswa. Setiap hasil kerja yang inovatif harus benar-benar mengacu pada kurikulum tingkat satuan pendidikan dan harus mengacu pada kepentingan siswa. Produk yang berbentuk proses pembelajaran yang efektif dan inovatif harus mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan semangat belajar siswa dan terutama sekali untuk membuat guru agar tidak bosan dalam memajukan situasi kelas yang kreatif dan inovatif. Disini, peran sekolah dalam membentuk ikatan kerja sama dan dorongan dengan guru sangat penting. Peran itu sebagai ikatan simbiosis mutualisme, ikatan dan kerja sama yang saling menguntungkan.

  29. pada materi ketiga ini yang mebahas inovasi pendidikan disekolah, menurut saya dan membaca dari materi ini bahwa inovasi pendidikan disekolah memang perlu ditumbuhkan sejak dini pada anak-anak didik dalam hal ini peran guru sebagi pendidik memang sangat besar disamping faktor-faktor lain yang menunjang, guru harus mampu membangun kreativitas anak salah satunya dengan memberi respon dan menghargai karya-karya anak yang telah mereka buat.
    dalam proses belajar mengajar guru juga harus menerapkan metode belajar yang tepat salah satunya metode belajar yang interaktif yang dapat menumbuhkan kreatifitas siswa sehingga kreativitas siswa dapat dibina dengan baik dan terarah kepada hal-hal yang positif,selain peran guru diatas tentunya faktor-faktor lain juga harus mendukung dan siap mempasilitasi siswa dalam pembelajaran agar tercipta siswa-siswa yang dapat menemukan hal-hal yang baruyang berguna bagi kita semua.

  30. as,…………….
    maap pak baru ngasih komentar
    dalam proses pendidikan yang paling inti adalah proses pembelajaran, dimana pada saat tersebut pendidik dan peserta didik yang berperan langsug. pendidikan bisa disebut berhasil apabila tujuan-tujuan pendidikan telah tercapai ketika proses pembelajaran berlangsung. ketika proses pembelajaran berlangsung guru yang menjadi titik tolak keberhasilan. bagaimana guru menyampaikan pengetahuan, informasi yang tidak hanya mencakup kognitifnya saja tapi juga afektif dan psikomotor. oleh karena itu peran guru sangat besar dalam menentukan pendidikan itu berhasil. keberhasilan pembelajaran tergambarkan dari bagaimana guru menyampaikan informasi, menggunakan motode atau media yang baru atau mengemas informasi itu menjadi sangat menarik untuk siswa, itu tergantung sekali dari interaksi dan penyampaian guru di dalam kelas. saya setuju sekali bahwa “guru sebagai inovator pendidikan”.
    saya mendapatkan ilu dari pak Hardi S. Hood. kata beliau”hanya guru yang dapat menciptakan guru”. Artinya bahwa hanya profesi guru yang bisa memproduk guru, dokter kalau mau menciptakan dokter harus menjadi seorang guru dahulu.
    itulah hebatnya guru. tapi guru besar tanggungjawabnya. makanya untuk sekarang ini ada kualifikasi tertentu bagi calon tenaga pengajar, dari mulai kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
    sehingga dari kualifikasi tersebut lahirlah sebuah inovasi-inovasi dalam pembelajaran, inovasi tersebut tidak hanya memanfaatkan produk IT yang sekarang sedang ngetrend-ngetrend-nya tapi memanfaatkan fasilitas yang ada dibuat sedemikian rupa dan membuat peserta didik merasa butuh terhadap pelajaran tersebut dan merasa mudah untuk difahami dan diaplikasikan.

    NB: pak maap minta penjelasan tentang “mengembangkan kreatifitas”

  31. Assalamualaikum…

    Pertama kali saya ingin mengucapkan kata maaf pada Bapak,atas keterlambatan saya absensi di materi yang ke-3 ini,saya mohon Bapak masih bisa menerima.

    komentar saya pada materi kali ini,saya rasa materi kali ini lebih detail dari yang sebelumnya,maka dari itu terimakasih Bapak telah menyajikan materi yang lebih rinci sehingga bisa lebih mudah untuk dipahami.

    Terimakasih..

    Wassalammualaikum Wr.Wb.

  32. Suatu inovasi dalam pendidikan yang dilakukan harus memperhatikan faktor psikologi siswa sehingga inovasi yang terjadi dapat memperhatikan kebutuhan siswa sesuai dengan tahap perkembangannya. Selain faktor psikologis siswa diharapkan inovasi pun dapat merangsang siswa agar belajar sesuai dengan program yang saat ini sedang dilakukan dalam dunia pendidikan yaitu program PAKEM (Partisipasi, Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) sehingga pembelajaranpun akan lebih bermakna.
    Dalam inovasi pendidikan tidak hanya memperhatikan faktor dari dalam siswa tetapi juag harus adanya pengelolaan yang baik agar semua tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal & efektif. Dengan menjalankan Fungsi-fungsi manajemen (pengelolaan) yaitu (POAC) Planning, Organizing, Activiting, Conrolling.

  33. Menurut saya, inovasi dalam dunia pendidikan di sekolah terletak di guru sebagai pendidik, guru bukan hanya sekedar mengajar tetapi juga sebagai pendidik.
    mengajar dengan mendidik dua hal yang berbeda. mengajar hanya sebagai penyampaian materi setelah itu selesai, sedangkan mendidik adalah menyampaikan materi dengan baik dengan tujuan mengubah prilaku yang sebelumnya kurang baik menjadi baik.

    inovasi-inovasi yang dilakukan guru dapat juga dilihat dari strategi pembelajarannya. agar siswa tidak jenuh dengan strategi pembelajaran yang diberikan oleh guru.

  34. inovasi dalam pendidikan.

    memang agak sedikit rumit apabila kita berbicara inovasi dalam dunia pendidikan indonesia, akan tetapi bila kita bisa memecahkan kerumitan itu dan memberikan solusi sungguh hasilnya akan sangat membanggakan.

    inovasi dalam pendidikan tidak hanya perlu melainkan sangat penting sekali. pendidikan di negara kita yang sungguh sangat ketinggalan sekali dengan negara-negara tetangga lainya.
    maka dari itu dari mulai dari pihak pemerintah yang mendukung pedidikan indonesia,kemudian dengan kurikulum yang relevan, kemudian tenaga pengajar yang profesional kemudian fasilitas-fasilitas yang memadai dan tentunya pelajar yang mempunyai semangat yang berapi-api tentu semuanya akan memicu kemajuan dalam dunia pendidikan indonesia. maju dunia pendidikan Indonesia..!!!!

  35. saya sudah merasa jelas tentang materi ini akan tetapi prinsip prosedur etik seperti apa pak?

  36. Ass…
    HARUSKAH ADA INOVASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH????!!!
    itu adalah kata-kata yang terlontar dari seorang calon perancang inovasi pendidikan. Tetapi kata kata tersebut juga sebenarnya mengandung suatu kalimat pertanyaan yang harus kita renungkan bersama jawaban apa yang pada akhirnya akan memenuhi tuntuan kalimat pertanyaan tersebut.

    pada dasarnya inovasi di sekolah adalah suatu inovasi yang bersifat mikro, dimana tujuan dari inovasi tersebut hanya terletak pada komponen-komponen yang ada disekolah seperti kurikulum, fasilitas, tenaga pengajar, metode pembelajaran, perencanaan biaya anggaran sekolah, managerial sekolah, sampai dengan tenaga tata usaha sekolah tersebut. Tetapi dalam dalam hal ini yang patut lebih disoroti adalah siapakah yang akan berinteraksi langsung dengan siswa, karena komponen ini yang akan sangat menentukan bagaimana hasil pembelajaran pada akhirnya.

    salah satu diantaranya adalah guru. Bagaimanapun metode pembelajaran yang digunakan baik itu sistem belajar jarak jauh atau apapun itu dimana didalam metode tersebut guru tidak berperan sebagai sumber utama (major sources of knowledge) seorang guru tetap saja memegang peranan penting dalam mengarahkan suatu pembelajaran dan mempengaruhi hasil akhir dari suatu produk pembelajaran. Salah satu yang harus diperhatikan dalam inovasi sekolah yang dalam hal ini dari segi pengajar adalah guru.

    Sebagaimana yang tercantum dalam materi perkuliahan ini bahwa seorang guru dituntut harus memiliki beberapa kemampuan, diantaranya :
    1. Planning Instructions (Merencanaan Pembelajaran);
    2. Implementing Instructions (Menerapkan Pembelajaran);
    3. Performing Administrative Duties (Melaksanakan Tugas-Tugas Administratif);
    4. Communicating (Berkomunikasi);
    5. Development Personal Skills (Mengembangkan Kemampuan Pribadi);
    6. Developing Pupil Self (Mengembangkan Kemampuan Peserta Didik).

    Beberapa tuntutan kemampuan tersebut yang digadang mencakup beberapa aspek penting dalam pembelajaran yaitu Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosialmemang cukup bagus apabila di implemetasikan dalam inovasi pendidikan di sekolah. Terutama dalam menghadapi suatu tahapan dalam pembangunan yang sifatnya global dimana hasil dari suatu pembelajaran haruslah memiliki kompetensi yang labih baik dari saat ini.

    Tetapi walau bagaimanapun tetap saja bahwa yang harus diperhatikan dari seorang guru adalah bagaimana kemampuannya mengembangkan pribadi yang bisa menjadi suri tauladan yang baik bagi anak didiknya. Semutahir apapun inovasi yang dilakukan dalam aspek kurikulum, fasilitas, sumber daya manusia, pengembangan keilmuan guru, dsb, tetapi jika ternyata seorang guru tidak mampun menjadi seorang tokoh panutan yang baik bagi peserta didiknya maka guru tersebut belum cukup layak untuk disebut sebagai seorang guru.

    pendidikan adalah ujung tombak suatu peradaban dalam mengembangakan dan mempertahan kan eksistensinya. Bagaimanapun juga tetap saja kemajuan dan kemunduran suatu peradaban sangat ditentukan oleh keberhasilan pendidikannya. Dan dalam hal ini guru adalah patokan dalam suatu pendidikan, maka seorang guru haruslah memiliki suatu pribadi dan kemampuan yang lebih dari siapapun agar mampu menghasilkan pribadi seorang pelajar yang lebih pula.

    terima kasih, semoga comment ini bisa bermanfaat.
    wallahualam bissawab.

  37. ass.
    inovasi pendiidkan do sekolah tentu saja harus berorientasi kepada guru, karena bagaimanapun seorang guru adalah ujung tombak utama dalam pembelajaran di sekolah. tetapi ada satu hal yang harus diperhatikan yaitu metode pengajaran yang digunakan.

    bagaimana seorang pengajar dalam melaksanakan pendekatan secara personal kepada muridnya juga harus diperhatikan karena yang dikembangkan tidak hanya sektor kognitif seorang anak tetapi juga bagaiamana perkembangan kepribadian seorang peserta didik.

    metode pengajaran secara kelompok sangat bagus untuk dikembangkan karena disamping mengembangkan kognitif anak juga bisa mengembangkan pribadi anak dalam bersosialisasi. dalam metode inilah bagaimana seorang guru harus memiliki kemampuan dalam pendekatan belajar secara kelompok maupun pribadi kepada anak.

  38. Inovasi !!!! Sesuai yang telah dijelaskan oloeh bapak bahwa menciptakan seseorang inovator sangatlah sulit mungkin perbandingannya 1:1.000.000

    Sehingga saya berpendapat mungkin seorang guru tidaklah harus inovatif melainkan kreatif. Maksudnya guru harus bisa menyesuiakan keadaan sesuai dengan keadaan psikologi siswa itu sendiri supaya guru dapat memancing potensi yang teradapata pada siswa sehingga timbul menjadi manusia seutuhnya.

    Dan untuk menciptakan mahasiswa yang berkompetent dimasyarakat guru tidak bisa berjalan sendirian semuanya saling berkaitan baik itu siswa, orang tua, pemerintah dan pihak sekolah itu sendiri.
    Salah satu dukungan yang nyata dari semua pihak itu adalah tersedianya sarana dan prasarana yang komplete disekolah sehingga guru dapat lebih mudah untuk melihat potensi siswa.Karena jika semua hal diatas tidak berjalan lancar semua strategi atau metode yang telah direncanakan mungkin akan mendapatkan hasil yang tidak maksimal…..

  39. assallamuallaikum,,,,maaf sebelumnya saya telat kirim. Di Materi ketiga ini yang membahas tentang inovasi dalam dunia pendidikan khususnya di sekolah saya beranggapan bahwa karakter paling utama yang berpengaruh dalam terjadinya suatu inovasi dalam sekolah ini yaitu terdapat pada guru sebagai pendidik, selain itu juga pihak – pihak yang tergabung dalam suatu lingkup sekolah tersebut. Sebagai contoh pastinya seorang guru ingin muridnya bisa menagkap suatu pelajaran yang telah diberikan oleh gurunya dan dalam hal ini gurulah yang harus menciptakan suatu inovasi pembelajaran yang tepat dilihat dari karakteristik murid dari tiap individu.

  40. materi kali ini cukup menarik, saya sangat setuju terhadap penerapan inovasi di sekolah guna memantapkan output sekolah tersebut. Sehingga peserta didik yang dihasilka lebih bermutu, serta inovasi yang baik juga dapat memudahkan proses belajar mengajar yang diadakan.
    Tetpai apa jadinya bila guru tidak bisa menjalankan proses inovasi tersebut? hal ini lah yang harus diperhatikan. Jadi menurut saya keberhasilan suatu inovasi disekolah sangat tergantung pada kualita seorang tenaga pengajar. Stuju gak pak?

  41. Menurut saya, guru juga harus memiliki kemampuan untuk membuat siswanya lebih kreatif,m misalnya dengan merangsang proses pembelajaran menggunakan metode yang lebih menarik. misalnya menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen atau metode dskusi dimana para siswa dapat mengungkapkan semua pengetahuan yang mereka miliki dan bebas memberikan pemikirannya terhadap materi yang diberikan. Akan tetapi penggunaan metode pembelajaran pun harus sesuai dengan situasi dan kondisi kelas. misalnya jika kelas yang memiliki jumlah siswa yang banyak. tidak mungki menggunakan metode diskusi karena hal itu hanya akanmemecah konsentrasi siswa. dan hanya sedikit siswa yang mampu berkonsentrasi terhadap materi diskusi. dala hal ini lebih baik digunakan metode ceramah. dengan demikian siswa terfokus pada materi yang diberikan oleh guru. dan kebisisngan dalam kelas akan teratasi. meskipun jika menggunakan metode ini kreatifitas berfikir siswa kurang berkembang karena hanya menerima dari apa yang telah disampaikan oleh guru saja. untuk itu dituntut guru yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan kreatifitas siswanya.

  42. Inovasi Pendidikan di Sekolah !!!

    dalam dunia pendidikan inovasi sangat diperlukan agar SDA yang di dapat lebih kompeten sehingga setiap orang yang mengikuti pendidikan dapat langsung terjun dalam masyarakat bebas tanpa ada lagi hambatan dan bisa dengan cepat mengikuti perkembangan globalisasi.

    dan kunci keberhasilan inovasi tersebut terletak pada INOVATORnya dalam menjalankan inovasinya tersebut. dan dalam dunia pendidikan inovatornya adalah guru.

    inovasi yang yang dilakukan oleh guru akan berhasil dengan sukses jika guru tersebut memiliki kompetensi Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosial. (lebih rincinya terdapat dalam mareri yang bapak berikan).

    mungkin ini saja comment yang dapat saya berikan karena menurut saya materi perkuliahan ini dapat lebih dipahami dan lebih terperinci.

    terima kasih…

  43. dalam skema inovasi disekolah, digambarkan bahaw inovasi harus mempertimbangkan dan mestinya memang mempertimbangkan faktor kebutuhan siswa. menurut pengamatan saya semua itu belum terlaksana dan tidak tau kapan akan terlaksananya. karena yang saya lihat masih dan hanya berdasarkan kepentingan pemerintah saja……..

  44. peran serta guru dalam pmbelajaran sangat brpengaruh sekali oleh karena itu guru saat ini harus mampu membuat inovasi yg mutakhir.

  45. assalammualaikum…
    Bapak, pa kabar?
    maaf saya baru bisa absen sekarang
    buat materi yang Bapak kasih diperkuliahan kali ini, menurut saya sudah cukup lengkap
    terimakasih ya Pak atas materi yang telah diberikan…
    wassalammualaikum

  46. ass….
    dalam materi yang ke tiga ini saya lbih mengerti dan memahami apa yang disampaikan…materi ini lebih jelas,selain itu materinyapun cukup banyak dibandingkan materi sebelumnya…sigkat saja saya hanya ingin menyimpulkan bahwasannya seorang guru harus memiliki kompetnsi dan peran guru sangat penting dalam mencapai pembelajaran yang maksimal. Hanya ini yang dapat saya simpulkan
    makasih atas materinya…
    wasalam….

  47. Menurut saya, kualitas dan keberhasilan pembelajaran juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran. Ini berarti bahwa keberadaan guru dalam suatu proses pembelajaran memiliki peran dan kedudukan yang menentukan.
    Inovasi itu sendiri bertujuan di antaranya, pertama, merupakan respons dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dengan adanya inovasi, diharapkan pendekatan atau metode yang digunakan ketika mengajar dapat mencapai sasaran. Kedua, upaya mencari solusi atas masalah yang berkembang atau terjadi di lapangan. Maksudnya, persoalan aktual yang dihadapi siswa dapat dicari penyelesaiannya dalam pembelajaran. Jadi, jelaslah bahwa inovasi pembelajaran yang dilakukan seorang guru akan menumbuhkan motivasi belajar siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan prestasi belajarnya.

  48. Ada 3 hal yang saya dapatkan setelah mempelajari materi ini.

    Yang pertama, berkaitan dengan kegiatan inovasi pendidikan di sekolah. Pada pembahasan tersebut disampaikan bahwa inovasi dilakukan dengan mengacu pada kepentingan siswa, untuk menghasilkan pendidikan yang terbaik bagi siswa. Adapun ujung tombak keberhasilan proses inovasi tersebut adalah guru. Sehingga seorang guru diharuskan untuk memiliki sikap inovatif, supaya dapat terus menemukan strategi dan metode yang efektif untuk kegiatan pembelajaran di kelas.

    Hal yang kedua, saya telah mempelajari pula mengenai pengertian dari kreatifitas, beserta cara untuk mengembangkannya. Kemudian yang terakhir, berkaitan dengan teknis berinovasi di sekolah, yang dijelaskan dengan amat terperinci.

    Terimakasih atas materi kuliah ini. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan pemahaman. Semoga bisa berguna untuk kita semua.

  49. kreatif — inovasi ??
    inovasi — kreatif ??

    sangat menyenangkan sekali pembahasan kali ini,

    menurut pendapat saya, dalam berinovasi dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang kreatif tentunya, dan dalam kreatifitas pula akan menghasilkan sebuah inovasi.

    dalam pendidikan, guru yang merupakan tahap akhir dalam sistem untuk menyampaikan materi kepada siswa dituntut untuk lebih aktif-kreatif dalam menyampaikan materi,karena guru yang inovatif dapat menciptakan suasana kelas sekaligus dapat menciptakan siswa-siswa yang kreatif pula.

    dalam materi ini jelas sekali apa yang harus dilakukan seorang guru dalam proses belajar mengajar. tidak hanya sebagai fasilitator saja tetapi dapat menjadi motivator untuk berkreatifitas.

    (pa, maaf saya telat memberikan komentar dan absennya…terima kasih)

  50. Asalamuallaikum wr.wb.

    ia memang benar peran guru disekolah dalam berinovasi sangtlah crusial, karena setiap sekolah memiliki siswa yang berbeda karakteristiknya

    Jadi guru harus mampu mengenal muridnya secara pribadi karena kebutuhan setiap siswa itu berbeda.

    Sehingga pengajaran dapat berjalan lebih efektif dan dapat dinikmati baik oleh guru maupun siswa itu sendiri.

    wss,,

  51. inovasi pendidikan disekolah
    sangat pewrlu karena dalam sebuah lembaga pendidikan diperlukanya sebuah hal-hal yang baru
    sehingga peserta didik tidak merasa jenuh dalam menerima pembelajaran yang disampaikan oleh guru
    guru juga selalu berinovasi
    gsehingga tercapai penyampaian pembelajaran kepada pesaerta didik
    coba di indonesia mayoritas guru selalu ber-inovasi pasti sekolah di-indonesia maju
    kita sebagi calon guru harus selalu berinovasi dengan demikian kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan

  52. untuk perkuliahan ke tiga ini terlihat lebih jelas sehingga saya lebih dapat memahaminya lebih jelas.
    dan pada kesimpulannya saya hanya dapat memberikan sedikit komentar.

    inivasi di sekolah.
    inovasi yang yang dilakukan oleh guru akan berhasil dengan sukses jika guru tersebut memiliki kompetensi Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosial.

  53. dalam materi ke3 ini lebih terlihat begitu jelas.sehingga saya dapat mencerna matari ini dengan cukp baik.
    saya simpulkan bahwa inovasi pendidikan di sekolah dasar sangatlah penting.
    dan inovasi yang yang dilakukan oleh guru akan berhasil dengan sukses jika guru tersebut memiliki kompetensi Pedagogi, Profesional, Individual dan Sosial. (lebih rincinya terdapat dalam mareri yang bapak berikan).


Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: